Mengenal Pemilu di Indonesia - Nations

Mengenal Pemilu di Indonesia

Di negara Demokrasi,kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat,yang artinya rakyat ikut serta dalam  menentukan pengelolaan negara.Keikutsertaan rakyat dalam mengelola negara salah satu caranya dengan mengikuti pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada).

A.Pemilihan Umum

Indonesia adalah negara Demokrasi.Dalam negara demokrasi kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat.Ciri negara demokrasi adalah adanya pemilu yang diselenggarakan secara berkala,misal lima tahun sekali.Pemilu merupakan sarana untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dalam NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Pemilu di Indonesia tahun 2004 diselenggarakan untuk memilih anggota DPR,DPD,dan DPRD.Selain itu,mulai tahun 2004 juga diselenggarakan pemilu presiden dan wakil presiden yang terpisah dengan pemilu legislatif.

Pemilu 2004 diatur dengan UU No.12 Tahun 2003 dan UU No.23 Tahun 2003.Adapun pemilu 2009 diatur dengan UU No.10 Tahun 2008.Pemilu di Indonesia dilaksanakan berdasarkan asas Luberjurdil yaitu :

1.Langsung

artinya rakyat sebagai pemilih mempunyai  hak untuk memberikan suaranya secara langsung dalam pemilu sesuai dengan kehendak hati nuraninya,tanpa adanya perantara.

2.Umum

artinya pemilu berlaku bagi semua warga negara yang memenuhi persyaratan.

3.Bebas

artinya semua warga negara yang sudah memenuhi persyaratan sebagai pemilih ,bebas memilih siapa pun yang akan dipilih untuk mengemban aspirasinya tanpa ada paksaan dan tekanan dari siapa pun.

Four.Rahasia

artinya dalam memberikan suaranya,pemilih dijamin kerahasiaan pilihanya.

5.Jujur

artinya semua pihak yang terkait dengan pemilu harus bersikap dan bertindak jujur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6.Adil

artinya setiap pemilih dan peserta pemilu mendapat perlakuan yang sama,serta bebas dari kecurangan pihak mana pun.

Peserta pemiluy adalah Parpol dan perseorangan untuk calon anggota DPD.Parpol peserta pemilu adalah partai politik yang telah memenuhi persyaratan sebagai peserta pemilu.Kemudian yang berhak menjadi pemilih adalah penduduk Indonesia yang berusia sekurang-kurangnya 17 tahun atau sudah menikah.

Pemilu diselenggarakan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum).KPU bersifat nasional,tetap,dan mandiri.Jumlah anggota KPU sebanyak eleven orang,KPU Provinsi sebanyak 5 orang,dan Kabupaten/Kota sebanyak five orang.Pemilu dilaksanakan melalui beberapa tahpan yaitu:

1.Pendaftaran Pemilih

Pendaftaran pemilih dilakukan oleh petugas pendaftar pemilih dengan cara mendatangi kediaman pemilih dan atau dapat juga dilakukan secara aktif oleh pemilih.

2.Pendaftaran Peserta Pemilu

Peserta pemilu berasal dari perseorangan untuk anggota DPD dan  peserta dari parpol untuk  anggota DPR dan DPRD.

3.Penetapan Peserta Pemilu

Penetapan nomor urut partai politik peserta pemilu dilakuakn melalui undian oleh KPU dan dihadiri oleh seluruh Partai Politik peserta pemilu.

4.Penetapan Jumlah Kursi

Jumlah kursi dalam DPR,DPD,dan DPRD yang diperebutkan dalam pemilu diberlakukan  dengan ketentuan berikut:

a.Jumlah kursi DPR ditetapkan sebanyak 560 kursi

b.Jumlah anggota DPD setiap Provinsi sebanyak empat orang.

C.Jumlah kursi anggota DPRD Provinsi ditetapkan sekurang-kurangnya 35 dan sebanyak-

banyaknya 100 kursi.

D.Jumlah kursi anggota DPRD Kabupaten/Kota ditetapkan sekurang-kurangnya 20 kursi

dan sebanyak-banyaknya 50 kursi.

5.Kampanye

Sebelum dilaksanakan pemungutan suara,Partai Politik peserta pemilu diberi kesempatan untuk berkampanya.Kampanye sering dilakukan dengan cara mengerahkan massa untuk menghadiri rapat umum.Cara ini sering digunkan untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa partai politik memiliki massa yang banyak.

Pada kampanye pemilu,rakyat bebas untuk menghadiri kampanye atau tidak menghadirinya.Pelak

sanaan kampanye pemilu dilaksankan sejak three hari setelah calon peserta pemilu ditetapkan sebagai peserta pemilu sampai dengan dimulainya masa tenang.Materi kampanye pemilu berisi application peserta pemilu.Pada kampanye pemilu dilarang melakukan hal-hal berikut:

a.Mempersoalkandasar negara Pancasila,Pembukaan UUD 1945,dan bentuk NKRI.

B.Melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan NKRI.

C.Menghina seseorang,agama,suku,ras,golongan,calo,dan tau peserta pemilu lain.

D.Menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat.

E.Menggangu ketertiban umum.

6.Pemungutan dan Penghitungan Suara

Pemungutan suara dilakukan di TPS ( Tempat Pemungutan Suara).Pemungutan suara pemilu untuk anggota DPR,DPD,DPRD Provinsi,dan DPRD Kabupaten/Kota dilakukan secara serentak.Untuk memberikan suara dibuatkan surat suara pemilu yang memuat nomor urut dan tanda gambar partai politik peserta pemilu,nomor urut calon,dan nama calon tetap partai politik untuk setiap daerah pemilihan.Untuk keperluan pemungutan juga disediakan kotak suara untuk tempat surat suara yang telah dicoblos oleh pemilih.

Setelah Pemungutan suara selesai,kemudian dilakukan penghitungan suara saat itu juga.Sebelum penghitungan dimulai Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) menghitung hal-hal sebagai berikut :

  • Jumlah pemilih yang memberikan suara berdasarkan salinan daftar pemilih tetap.
  • Jumlah pemilih dari TPS lain.
  • Jumlah surat suara yang tidak terpakai.
  • Jumlah surat suara yang dikembalikan oleh pemilih karena rusak atau salah dalam memberikan suara.
  • Sisa surat suara cadangan.

Penghitungan suara dilakukan dengan cara yang memungkinkan saksi peserta pemilu,pengawas pemilu,pemantau pemili,dan warga masyarakat yang hadir dapat menyaksikan secara jelas proses penghitungan suara.Setelah selesai  penghitungan suara,kemudian dibuatkan berita acara oleh  KPPS dan sekurang-kurangnya dua anggota Panitia Pemungutan Suara serta ditandatangani oleh saksi peserta pemilu.

Mungkin itu saja yang dapat saya bagikan kepada kawanku semua,jangan lupa komentarnya dengan memberikan saran positif dan juga membangun,BYE.

"Semoga Bermanfaat"

Comments


EmoticonEmoticon